Pada dasarnya setiap anak memiliki jiwa kepemimpinan. Keterampilan sebagai pemimpin dapat dilatih sejak dini. Berikut tips melatih kepemimpinan ana sejak dini.

Pertama, biasakan anak untuk bisa menentukan sikap, tindakan, dan suasana hatinya sendiri. Berikan pengertian jika mereka juga akan bertanggung jawab dan tidak menyalahkan orang lain jika melakukan kesalahan.

Kedua, buatlah rencana dan tetapkan target yang akan dicapai. Biasakan mereka untuk melakukan hal-hal yang bernilai dan bisa membuat perbedaan.

Ketiga, biasakan mereka untuk bisa menentukan prioritas utama dalam keseharian. Ajarkan mereka tentang pentingnya membuat jadwal dan mewujudkan rencananya. Tujuannya agar mereka lebih disiplin dan terampil mengorganisasi.

Berpikir untuk menang seimbangkan kemampuan untuk mendapatkan apa yang diinginkan dan juga ekspektasi pihak lain. Bentuk rasa empati dengan cara mempertimbangkan perasaan orang lain. Jika terjadi perselisihan, anak jadi terlatih untuk segera mencari jalan keluar.

Kompromi dan toleransi Ajarkan anak untuk mau mendengarkan gagasan dan menjaga perasaan orang lain, dengan cara melihat dari sudut pandang orang lain. Salah satunya adalah menjadi pendengar yang baik dengan tidak menyela saat orang lain sedang bicara.

Kemudian, latihlah anak menyuarakan gagasan dan ide mereka. Cara ini akan mengembangkan logikanya dalam membedakan masukan yang positif dan negatif.

Wujudkan sinergi Bantu anak untuk menghargai orang lain dan memetik hikmah dari persoalan yang terjadi. Tujuannya agar kelak anak dewasa, mereka lebih mudah dalam memecahkan masalah, dan memahami bahwa sikap memaafkan bukan kelemahan.

Kemudian, biasakan mereka untuk mampu bersosialisasi dengan bekerja sama dengan orang lain, karena tugas yang diselesaikan bersama menghasilkan solusi lebih baik dibandingkan bekerja sendiri.

Jagalah kesehatan tubuh dengan menjaga pola makan, olahraga, dan tidur yang cukup. Luangkan waktu Anda bersama anak, cara ini dapat menciptakan pemikiran bahwa keutuhan keluarga di atas segalanya.